Pangdam I/BB: HUT Ke-73 Persit KCK Harus Jadi Sarana Introspeksi Meraih Prestasi

Teks foto:Pangdam I/BB dalam sambutan peringatan HUT ke-73 Persit KCK Tahun 2019 di Balai Prajurit Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (10/4/2019).  

Infomedan.net~Medan - Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah mengharapkan peringatan HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana Tahun 2019 bisa dijadikan sarana oleh seluruh anggotanya untuk introspeksi  terhadap apa yang telah dikerjakan selama ini, sehingga mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi organisasi. 

Hal ini disampaikan Pangdam I/BB dalam sambutan peringatan HUT ke-73 Persit KCK Tahun 2019 di Balai Prajurit Makodam I/BB, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Rabu (10/4/2019). 

Dalam acara yang dihadiri Kasdam, Irdam, Kapok Sahli, para staf ahli, staf khusus Pangdam, para Asisten, para Kabalak, para Dansat BS wilayah medan, dan Ketua Persit  KCK PD I/BB serta seluruh Ketua Koorcab dan pengurus, Pangdam selaku Pembina Persit KCK PD I/BB lebih dulu mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-73 kepada segenap anggota Persit KCK Daerah I/BB. 

Pangdam menjelaskan, tema peringatan HUT tahun ini, “Dengan Dilandasi Iman dan Takwa, Persit Kartika Chandra Kirana Bertekad meningkatkan Kesejahteraan Anggota Melalui Pendidikan, Kesehatan, dan Kepedulian Sosial Guna Mendukung Tugas Suami”, merupakan wujud peran Persit yang optimal, baik sebagai istri  pendamping suami maupun untuk kepentingan organisasi, masa depan keluarga maupun dalam mendukung kelancaran tugas suami.

Karena itu, Pangdam mengingatkan bahwa usia yang ke-73 ini merupakan usia yang sangat matang bagi sebuah organisasi. Hal ini tentunya akan tercermin pada sikap, perilaku anggota Persit dan peran organisasi,  baik secara internal maupun lingkungan masyarakat.

Di lingkungan kehidupan prajurit, organisasi Persit diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan moril dan kesejahteraan anggota,  sekaligus menciptakan suasana harmonis di satuan maupun rumah tangga guna mendukung tugas suami dalam berkarir di TNI AD.

Begitu juga secara eksternal di lingkungan masyarakat, keberadaan Persit yang selama ini sudah memberikan manfaat kepada masyarakat, perlu ditingkatkan lagi. Seperti yang sudah dilakukan oleh ibu-ibu Persit di daerah-daerah lainnya dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan bangsa, seperti mendukung program pendidikan dan kesehatan di wilayah pedesaan.

Di samping itu, seluruh istri prajurit harus mampu melaksanakan peran lainnya dalam menjaga keseimbangan dan pembinaan rumah tangga, serta senantiasa meningkatkan wawasan dan pengetahuan, sehingga mampu mendidik anak-anak menjadi generasi muda yang cerdas, terampil dan berkarakter serta dapat mendukung suami sampai puncak kariernya.

Kepada ibu-ibu Persit, Pangdam berharap dapat mencegah suami dan anak-anak agar tidak terpengaruh oleh perkembangan lingkungan yang dapat mengancam masa depan rumah tangga dan anak-anak. "Seperti pengaruh narkoba dan internet yang juga berpotensi negatif dalam kehidupan sehari-hari jika tidak disikapi secara cerdas," kata Pangdam.

Di kesempatan ini, Pangdam juga mengingatkan tentang penggunaan media sosial, terutama terkait informasi dan berita-berita Hoax. 

"Saya berpesan ke seluruh anggota Persit agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Hindari berkomentar dan membuat status media sosial yang ibu-ibu sendiri tidak paham, serta berpotensi memberikan citra negatif bagi TNI AD," ucap Pangdam.

Di akhir arahannya, Pangdam yang menyinggung soal Pemilu 2019 yang tinggal beberapa hari ke depan, agar dimanfaatkan ibu-ibu Persit untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik-baiknya, kecuali yang berprofesi sebagai anggota TNI/Polri.

"Ingat!  Meski ibu-ibu Persit memiliki hak pilih dan memilih, saya ingatkan jangan memanfaatkan komplek, asrama dan sarana prasarana TNI AD lainnya untuk kepentingan partai politik tertentu. Juga harus disadari bahwa suami ibu-ibu adalah prajurit TNI AD yang secara individu maupun institusi telah berkomitmen untuk bersikap netral dalam politik dan tidak terlibat politik praktis. Karenanya,  saya berharap agar ibu-ibu bisa menjadi pribadi yang senantiasa menerangi dan menghiasi persada nusantara dengan sinar kebajikan, yang mampu mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera dan sentosa," pungkas Pangdam.

 (Sumber: Pendam I/BB & zani Ginting)