Untuk Mendukung Ketahanan Pangan,Satgas TMMD Kodim Pariaman mensosialisasikan Bios44 kepada Petani

Teks foto:Kodim 0308/Pariaman yang di pimpin oleh Serda Ermen langsung mensosialisasikan Bios44 kepada petani dan para pejabat di Korong Bukit Jaring Nagari Guguak Kuranji Hilir Kec. Sungai Limau Kab. Padang Pariaman,Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (21/03/2019). 


Infomedan.net~ Pariaman ~ Guna mendukung ketahanan pangan,personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-104 Kodim 0308/Pariaman yang di pimpin oleh Serda Ermen langsung mensosialisasikan Bios44 kepada petani dan para pejabat di Korong Bukit Jaring Nagari Guguak Kuranji Hilir Kec. Sungai Limau Kab. Padang Pariaman,Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (21/03/2019).

Dalam Sosiasilasi Bios 44 ciptaan Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo ini disela-sela dalam kegiatan kunjungan kerja Tim pengawas dan evaluasi (Wasev) TMMD Mabes TNI dipimpin Brigjen TNI (Mar) Poernomo.

Pada kesempatan ini juga Serda Ermen juga menyampaikan cara penggunaan bios 44, dengan ukuran lahan sawah 15 X 20 m ditaburkan bios 44 sebanyak 20 liter, untuk penanaman bibit padi setelah satu minggu kemudian, lahan yang kita pakai sekarang adalah lahan gambut,setelah disiramkan ke lahan gambut,cairan bios 44 akan berkembang hingga menutupi rongga gambut. Bios 44 akan lebih mudah berkembang jika kondisi gambut masih di penuhi air seperti kemarau saat ini yang diselinggi hujan.

"Cairan Bios44 tidak berbahaya bagi kita manusia maupun makhluk hidup lainnya, karena Bios44  "Master Key" solusi permasalahan pertanian, perternakan,perikanan dan perkebunan, "sebutnya.

Terpisah, Dansatgas TMMD ke-104 Kodim 0308/Prm Letkol Arm Heri Pujiyanto.S.Sos juga menerangkan bahwa cairan Bios44 masuk ke wilayah Pariaman sejak Bapak Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo menjabat sebagai Danrem 032/Wbr. Kehadiran beliau diwilayah Sumbar ternyata sangat beruntung bagi petani, karena mewujudkan impian untuk mensejahterakan petani melalui Bios44.

"Bios44 saat ini sudah disosialisasikan kepada seluruh petani yang ada di Kab Padang Pariaman. Selain kepetani,Bios44 juga bisa digunakan ke peternak ikan, peternakan dan perkebunan sehingga dapat menjadikan solusi dalam mengatasi  permasalahan meningkatkan hasil produktifitas pertanianpeternakan dan perikanan serta perkebunan, "urai Dansatgas.

Masih diterangkan Dansatgas bahwa cairan BIOS 44 sebagai solusi penyubur dengan memproduksi unsur hara dengan kata lain tanah bekas tambang atau bekas kebakaran hutan juga dapat di kembalikan kesuburannya.

"Kita harus bersyukur, Bios 44 sudah masuk ke Sumatera Barat dan penciptanya Bapak Danrem 032/Wbr pun sudah ada di wilayah kita, "sebut Letkol Arm Heri.

Sebagaimana diketahui bahwa program pengenalan Bios44 ini sebelumnya  diperuntukan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Sumatera Selatan.Saat itu tercetuslah ide brilian Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo (saat itu menjabat Danrem 044/Garuda Dempo Kodam II/Sriwijaya) sehingga terciptalah Bios44 sebagai pengendali api dalam menghadapi kebakaran lahan gambut di Sumatera Selatan.

Seiring dengan jalannya waktu berkembang Bios44 menjadi pengendali air,tanah,dan udara dan kini berkembang pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.

"Sosialisasi Bios44 dilokasi TMMD selain untuk memperkenalkan BIOS 44 kepada masyarakat, dan petani, juga sebagai upaya meningkatkan hasil pertanian dan wujud kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan, "ujar Dansatgas.

Petani dan peternak berharap dengan BIOS 44 ini hasil pertanian bisa jadi lebih produktif lagi dan bisa meningkatkan Swasembada Pangan serta menjaga ketahanan pangan di masa yang akan datang.(**/zani)&(red)