SAT RESKRIM POLRESTABES MEDAN TEMBAK PELAKU PENCURIAN DGN KEKERASAN

Teks foto:Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH,SIK,MSi didampingi oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan Akbp Putu Yudha Prawira,SIK,MH dan personil sat Reskrim Polrestabes Medan.Selasa(19/3/2019)


Infomedan.net~ Sat Reskrim polrestabes medan berhasil tembak pelaku pencurian dan kekerasan yang sudah meresahkan masyarakat.

Dalam Pers Relis yang di sampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto,SH,SIK,MSi dalam Kasus tindak pidana Kasus Pencurian dengan Kekerasan yang dilaksanakan di lobby gedung utama Polrestabes Medan jalan HM Said No 1 Medan,Selasa 19 Maret 2019.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH,SIK,MSi didampingi oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan Akbp Putu Yudha Prawira,SIK,MH dan personil sat Reskrim Polrestabes Medan.

Kapolrestebes medan menjelaskan dalam Kronologis kejadian pada hari rabu 30 Mei 2018 Sekitar 21.50 Wib Korban bernama Fahri Husaini(24) pekerjaan Gojek yang beralamatkan jalan Alumunium I Gg Asbes Lk XVII Tanjung Mulia sedang berhenti dijalan cemara Medan tiba - tiba dari belakang ada seorang laki-laki yang bernama Yusrizal(32)yang beralamatkan  jalan Alfaka IV Tanjung Mulia memanggil nya untuk mengantarkan ke rumah nya.tepat dijalan H Anif Sampali percut Sei tuan Tersangka menikam leher,Paha kiri,betis Kiri,dada sebelah kanan dan kiri Korban dengan pisau dan langsung melarikan sepeda motor Honda Vario Bk 4550 AFW dan Hp Vivo milik korban.

Lalu tersangka ditangkap pada tanggal 14 maret 2019 didepan depot air minum jalan Alfaka IX dan mengakui Sepeda motor korban dijual kepada temannya berinisial YK.lalu personel melakukan pengembangaan dan berhasil menangkap Tersangka dan pada saat itu tersangka melakukan perlawanan kepada petugas dan sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur.dan selanjutnya petugas membawa tersangka ke rumah sakit Bhayangkara Medan.laluTersangka mengakui kepada petugas bahwa tersangka telah menikam korban sebanyak 9 Kali dan membawa sepeda motor dan Hp.

Dari perbuatanTersangka,Melanggar Pasal 365 Ayat (2)Ke 1E KUHPidana dengan Ancaman Maksimal 12 Tahun Penjara.(**/zani)