Saat diabadikan Barbut,Oknum Polwan Marah Marah Dengan Wartawan.

Teks foto:Anggota Polwan Polsek Medan Baru Melarang wartawan gambil Foto barang Bukti di meja SPK(Sental Pelayanan Kepolisian)

Infomedan.net~ ada ada aja oknum polwan yang bertugas di mako polsek Medan baru yang satu ini,pasalnya saat sedang mengabatikan Foto barang bukti(barbut), bripda Irayata Gurusiga marah-marah kepada oknum wartawan.

Hal itu terjadi pada tagal 19 maret saat Aparat TNI AU(lanud soewondo)dua pelaku pencuri kabel telkom milik Aparat TNI AU dari jalan juanda.

Kemudian aparat TNI AU memboyong ke dua pelaku bersama barang bukti hasil kejahatanya ke kantor Polisi(polsek medan baru - red) yang berada di Jln.nibung utama no.1 untuk di serahkan.

Namun Ironisnya saat kedua pelaku dan beserta barang bukti,usai di serahkan kepada petugas polsek Medan Baru selanjutnya Saat wartawan yang mengetahui kejadian tersebut mengabatikan foto barang bukti yang di letakan di meja ruang spkt(sentar pelayanan kepolisian terpadu) tiba tiba anggota polwan polsek medan baru bripda Irayata gurusiga mengatakan "abang gapain gambi gambil foto di sini,tayang ya kepada wartawan, kemudian wartawan menjawab,apa engga boleh gambil gambar di sini,lalu Polwan tersebut menjawab,bukan bg klu bg mau gambil foto bg harus permisi dulu sama kami,nanti kami kena marah,"dalihnya"mendengar hal tersebut selanjutnya awak media tersebut langsung pergi meninggalkan kantor polisi tersebut

Dalam kejadian tersebut juga di saksikan anggota personil Polsek medan baru dan juga di saksikan anggota perwira polsek medan Baru

Meyikapi hal tersebut,ketika di konfirmasi wartawan dengan kabit penmas poldasu AKBP ap.naigolan tgl 23 maret 2019 malam melalui Wa mengatakan.itu hak tuan rumah melarang ya abag,makanya kita harus pandai pandai bg,dan klu juga bg engga gerti juga,abg bisa tayang aja langsung ke dewan Pers,"ucapanya"

Personil polsek medan baru supaya dalam mengamankan barang bukti supaya tidak berserakan di ruang spk sehinga tidak terjadi wartawan dengan kepolisian di mana antara propersi wartawan sama sama punya tanggu jawab,dimana wartawan dlm pemberitan kepolisian dalam kamtimas tindak kirminal,jdi kita berharap ada sop atau mekanisme yang di buat oleh polsek medan baru tersebut agar awak media yang sedang menjalankan propesinya tidak menimbulkan prad duka atau meskomikasi."beber pengaman Politik Osril Limbong"(Tim)