Puluhan Wartawan(IWO)lakukan aksi damai Di Bundaran Mandiri Medan

Teks foto:Puluhan wartawan Journalis yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Purwakarta bersama Solidaritas Wartawan se-Jawa barat melakukan aksi damai, dengan menerjunkan puluhan wartawan dari wartawan Online,TV dan koran senin (25/2/2019)


Infomedan.net ~ Puluhan wartawan Journalis yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Purwakarta bersama Solidaritas Wartawan se-Jawa barat melakukan aksi damai, dengan menerjunkan puluhan wartawan dari wartawan Online,TV dan koran untuk menuntut Dedi Mulyadi meminta maaf.

Ketua Umum IWO Purwakarta, Dadang Aripudin mengatakan,dalam aksi damai yang kami langsanakan ini dalam bentuk wujud nyata dan kekompakan sesama wartawan online dalam menegakkan keadilan yang patut diacungi jempol.

Dalam aksi damai yang kami lakukan agar puluhan wartawan meminta agar tugas jurnalis dihargai Jangan di perlakukan semena-mena,” katanya.

Sekjen IWO Purwakarta, Aris Suandi juga menyampaikan Kami ini sebagai journalis yang di lindungi oleh undang-undang dan tidak bisa serta merta kami di usir dan tidak bisa serta merta kami didiskriminas,

“Maka dengan aksi kami lakukan ini untuk mengutuk dan memprotes keras atas tindakan yang di lakukan oleh mantan bupati purwakarta, Dedi Mulyadi yang melakukan pengusiran terhadap rekan kami yang mau melakukan peliputan,” ucap Aris saat aksi damai wartawan di bundaran BTN, Pasar Jumat, Purwakarta, Senin (25/2)

Lanjuat dia, Orasi ini adalah sebagai bentuk solidaritas journalis dalam hal pengusiran wartawan yang sedang melakukan tugas jurnalis dalam acara rapat sosialisasi dana desa Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) oleh narasumber, Dedi Mulyadi yang menuai protes keras.

“Kami ini sebagai wartawan mempertanyakan kapasitas Dedi Mulyadi mengusir wartawan. Kami tidak ingin wartawan diperlakukan semena-mena,” katanya

Tambahnya, Dedi Mulayadi sebagai narasumber membuat kami bertanya, apa kepentingannya dalam acara itu. Pasti acara itu, dipolitisir.

“Karena itu, kami ingin Dedi Mulyadi meminta maaf dan proses hukum tetap jalan,” kata Sekjen IWO Purwakarta, Aris Suandi (Tim)