PANGDAM I/BB MENGHADIRI KEJUARAAN NASIONAL PANJAT TEBING DALAM RANGA PIALA KAPOLDA SUMUT CUP

Teks foto:Pangdam I/BB Mayjen Sabrar Fadhillah menghadiri pembukaan Kejurnas Panjat Tebing Kapolda Sumatera Utara Cup 2019


Infomedan net ~ Puluhan atlet panjat tebing berlomba untuk memecahkan rekor panjat tebing kelas speed world record yang di gelaran Kejuaraan Nasional Piala Kapolda Sumatera Utara, digelar di Lapangan Mako Brimob Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Minggu (3/2/2019).

Dalam kejurnas Piala Kapolda Sumut ini, para atlet berlomba dan memanjat rangkaian dinding berketinggian 15 meter dengan tingkat kemiringan 5 derajat celcius. Untuk para atlet putra yang target waktu rekor nasional yang harus dipecahkan adalah 5,70 detik milik atlet Sabri sedangkan untuk atlet putri 7,62 detik. Dalam kejurnas kali ini, atlet yang berhasil memecahkan rekor adalah nasional akan meraih hadiah umroh bagi atlet yang beragama Islam. dan bagi paket wisata religi ke Yerusalem bagi yang beragama nasrani. Ini kelanjutan dari Kejurnas di Universitas Muhammadiyah lalu. Saat itu saya janjikan membuat kejuaraan nasional. Dan hari ini kita laksanakan,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto.

Ini upaya kita untuk memberikan asprisasi dan kontribusi bagi prestasi olah raga panjat tebing. Karena pada dasarnya kita belum berbuat apapun kepada bangsa ini,” ujarnya.

Sejauh ini, dalam kelas speed world record ini waktu tercepat untuk putra 6,614 detik sedangkan untuk putri 9,482 detik.

Dalam kegiatan pembukaan Kejurnas Panjat Tebing Kapolda Sumatera Utara Cup 2019 dihadir oleh Pangdam I/BB Mayjen Sabrar Fadhillah, Wakapolda Sumut Brigjend Mardiaz Kusin Dwihananto, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Walikota Medan Dzulmi Eldin dan pejabat lainnya.

Kejurnas Panjat Tebing Kapolda Sumatera Utara Cup 2019 ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini.

Ia berharap kegiatan ini memberikan kontribusi bagi lahirnya bibit-bibit atlit panjat tebing yang mengharumkan nama Sumatera Utara bahkan Indonesia.

“Ini upaya kita untuk memberikan kontribusi bagi prestasi olah raga panjat tebing. Karena pada dasarnya kita belum berbuat apapun kepada bangsa ini,” ujar agus"

  (Sumber :Pendam I/BB & zani ginting)