Dua Pelaku Curanmor Terekam CCTV, Di Tangkap Polsek Helvetia

Teks foto:Dua pelaku Curanmor berhasil di amankan polsek Helvetia


Infomedan.net ~Tim Unit satreskrim Polsek Medan Helvetia berhasil meringkus dua pelaku spesialis curanmor yang berhasil dibekuk Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia yang terekam CCTV karena pelaku kedapatan menggunakan kunci Later T saat mencuri kendaraan korban terparkir didepan rumah korban dijalan Pembagunan Komplek Pondok Surya Blok III No.103 Kelurahan Helvetia timur kecamatan Medan Senin (25/2/2019)

Menurut informasi yang di dapat awak media, menggatakan kedua pelaku yang berhasil diamankan Sat Reskrim Polsek Helvetia M.Alrafik (38) warga Jalan Karya 2 Gang Rela No.07 Desa Helvetia bersama rekannya Eko Erisdianto SH (37) warga Jalan Teuku Amir Hamzah Kecamatan Medan Barat.

Ketika di konfirmasi wartawan dengan Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Hj.Trila Murni SH melalui Panit Reskrim IPTU.Sahri Sebayang SH menggatakan membenarkan adanya keberhasilan anggotanya telah berhasil membekuk kedua pelaku spesialis curanmor yang sudah lama menjadi target kepolisian.

Pelaku berhasil kita tangkap karena petugas mendapati informasi dengan ciri-ciri pelaku yang terekam CCTV dari rumah korban, saat penyelidikan salah satu pelaku dibekuk saat menjemput anaknya disekolah dari jalan Ring Road kecamatan Medan Sunggal lalu memboyongkan ke Mako dan dari informasinya saat pemeriksaan pelaku melakoni aksinya bersama rekannya,”terangnya Sahri Sebayang.

Menurutnya ,saat penyelidikan pelaku mengakui melakukan aksinya bersama rekannya lalu petugas melakukan pengembangan

Setelah mendapat informasi akurat dari salah satu tersangka petugas langsung turun kerumah rekan tersangka lalu menciduk  Eko Erisdianto dan langsung membawa tersangka ke polsek Helventia guna melengkapi pemeriksaan lebih lanjut

Dari kedua pelaku berhasil mengamankan tiga buah Gagang kunci , empat anak buah anak kunci T, Satu unit Honda mobilio warna putih BK 1596 IH ( alat yang digunakan ) dan satu unit Hand Phone Nokia warna biru.

Dari perbuatan kedua pelaku akan disangkakan dengan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara."beber Sahri Sebayang SH"

     (Pak jon)