Sarang Narkoba"Mes Pertamina di Gerebek TNI.

Teks foto:kedua tersangka di amankan Kodim 0201/BS


INFOMEDAN NET ~MEDAN ~ Prajurit TNI jajaran Kodim 0201/BS Medan berhasil mengungkap kasus transaksi narkotika jenis ganja di Mess Pertamina, Jln S Parman, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara, Kamis malam (10/1/2019) pukul 23.40 Wib. 

Penggerebekan dipimpin langsung Danramil 05/Medan Baru, Lettu Arm Edy Halomoan Hutabarat, SH, MH bersama tiga Babinsa, yakni Sertu Agusrika, dan Serda Oman dari Koramil 05/Medan Baru, serta Serka Momon Sutisno dari Koramil 14/Pancur Batu. 

Dari lokasi penggerebekan berhasil diamankan ganja siap edar seberat 0,5 Kg bersama dua tersangka, yakni   Nandito Berkam Pakpahan (21),  pekerjaan Mahasiswa ISTP Dharma Agung, alamat Jln Sibolga Sihobuk, Hutatoruan, Tarutung, dan Karyadi Simbolon (27), pekerjaan Mahasiswa ISTP Dharma Agung, alamat Jln Kampung Sindangkarsa, Suka Maju,  Tapis, Depok, Jawa Barat.

Danramil 05/Medan Baru, Lettu Arm Edy Halomoan Hutabarat, SH, MH, menjelaskan,  keberhasilan mengungkap kasus ini bermula dari informasi Zikri,  Staf Pertamina Pangkalan Brandan, yang menginap di Mess Pertamina Jln S Parman, Kec. Medan Baru.

Zikri meminta tolong kepada Mayor Inf Budi Oktapian, mantan Pasiter Kodim 0201/BS yang kini penugasan di PT Pertamina, karena merasa tidak nyaman menginap di Mess Pertamina Jln S Parman Medan Baru. Ketidaknyamanan Zikri disebabkan oleh berkumpulnya 5 pria dan 6 wanita di sekitar Mess yang bernyanyi hingga larut malam. Selain itu, Zikri juga mencurigai para pria dan wanita itu terkait peredaran narkotika.

"Setelah mendapat informasi dari Zikri,  Mayor Inf Budi Oktapian langsung menghubungi Serka Momon Sutisno dan saya untuk melakukan pengecekan di Mess Pertamina Jln S Parman karena adanya kegiatan yang menyebabkan ketidaknyamanan terhadap orang lain," ucap Lettu Arm Edy Halomoan Hutabarat menceritakan kronologis peristiwa penggerebekan.

Langkah berikutnya, lanjut Lettu Hutabarat, dirinya beserta tiga Babinsa bergerak menuju ke Mess Pertamina di Jln S Parman.  Sesampainya di TKP,  sejumlah pria dan wanita yang disebutkan, tidak ditemukan. Yang ada hanya penjaga Mes, Nando bersama kedua tersangka. 

Guna memastikan dugaan adanya peredaran narkotika di Mess Pertamina Jln S Parman ini, Sertu Agusrika yang mendapat perintah Danramil, langsung menghubungi Kepling I Kel. Petisah Hulu untuk datang ke TKP dan melakukan pemeriksaan. 

"Dari dalam salah satu kamar yang kita periksa, akhirnya ditemukan barang bukti narkotika jenis ganja yang disembunyikan di dalam kardus berisikan bolu Meranti. Selain itu, di dalam kamar yang sama, kita juga menemukan bungkusan ganja yang disembunyikan di bawah lemari pakaian," ungkap Lettu Hutabarat.

Dari pengakuan Nando dan Nandito Berkam Pakpahan, ganja itu milik Karyadi Simbolon. Namun pengakuan Karyadi Simbolon, ganja itu barusan dibelinya dari Nandito Berkam Pakpahan seharga Rp1 juta.

Alhasil, Nandito tak bisa lagi berkelit dan mengakui ganja itu dibelinya dari seseorang temannya di Aceh Tamiang dengan harga Rp600 ribu.

"Setelah merasa cukup bukti-bukti dari kasus, kita kemudian memboyong ketiganya ke Polsek Medan Baru pada Jumat (11/1/2019) dini hari sekitar pukul 01.30 Wib, untuk diproses hukum lebih lanjut," pungkas Danramil 05/Medan Baru,  Lettu Hutabarat.

Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0201/BS, Kolonel Inf Yuda Rismansyah melalui Pasi Intel Mayor Czi Andri Prasetyo Wibowo memberikan apresiasi atas keberhasilan prajurit TNI jajaran Kodim 0201/BS dalam mengungkap kasus transaksi narkoba antarprovinsi ini.

(Sumber: Sintel_dim 0201/BS)