PEDULI PENDIDIKAN PRAJURIT SATGAS YONIF 126/KC MENJADI GURU DI PERBATASAN

Teks foto:Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Wembi kembali peduli dengan pendidikan menjadi guru dan pengajar di SD YPKK Wembi Kampung Wembi, Distrik Mannen, Kabupaten Keerom.


Infomedan.net~ Wembi. Satgas Pamtas Yonif 126/KC Pos Wembi kembali peduli dengan pendidikan menjadi guru dan pengajar di SD YPKK Wembi Kampung Wembi, Distrik Mannen, Kabupaten Keerom.

Dengan jumlah tenaga pendidikan dan  Matematika dan Guru olahraga yang belum ada pihak sekolah melalui Kepala Sekolah Bapak Lorensio meminta kepada bantuan Prajurit Satgas Yonif 126/KC Pos Wembi untuk bisa membantu mengisi ke kosongan pelajaran Matematika, Olahraga dan Pramuka

Untuk membantu tenaga pengajar di sekolah SD YPKK Wembi, Satgas Yonif 126/KC Pos Wembi memperbantukaan 2 orang prajuritnya untuk bisa menjadi tenaga pengajar. Prajurit tersebut adalah Serda Togu Simagunsong yang mengajar pelajaran Olahraga dan Prmuka sedangkan Prada Dian Kurniawan yang mengajar dalam pelajaran Matematika.

Dalam proses mengajar Prajurit  Wembi mereka menggunakan metoda belajar sambil bercerita. Serda Togu Simagunsong juga menyampaikan pelajaran olahraga dan Pramuka ini kita laksnakan setiap hari sabtu, begitu juga pelajaran Matematika yang bisa disampaikan Prada Dian Kurniawan dilaksanakan setiap hari Senin.

Prajurit Satgas Yonif 126/KC di sambut dengan baik pihak sekolah dan juga siswa, karena pelajaran olahraga dan Pramuka sangat tepat dibawakan Prajurit TNI yang selama ini tidak ada gurunya.

Kepala sekolah menyampaikan sanggan berterimakasih kepada Satgas Yonif 126/KC yang dapat mengisi pelajaran matematika dan olahraga dan dengan kehadiran prajurit TNI akan meningkatkan kedisplinan anak sekolah

Komandan Pos Wembi Sertu Khairizal yang langsung membimbing anggotanya dalam memberikan materi pelajaran menyampaikan bahwa Prajurit Satgas Yonif 126/KC sangat senang dan bangga dapat memberikan ilmu kepada anak-anak sekolah

Komandan Pos juga menyampaikan tenaga pengajar yang kami perbantukan ke sekolah sebelumnya di satuan telah mendapatkan penataran menjadi tenaga pendidikan (ret)